Meski Melambat, Modal Asing Masih Masih Deras
JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) menyatakan, aliran modal asing masuk (capital inflow) ke pasar keuangan Indonesia sebesar Rp 5,33 triliun. Dalam periode transaksi 31 Juli Agustus 2023. Dinamika eksternal saat ini menjadikan investor masih menempatkan dana ke negara-negara emerging market termasuk di Indonesia. Adapun capital inflow tersebut terdiri atas Rp 1,9 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Rp 3,43 triliun di pasar saham. Sementara itu, data BI menunjukkan secara kumulatif dari 1 Januari 2023 sampai 3 Agustus 2023 transaksi yang terjadi adalah nonresiden beli neto Rp93,62 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp16,86 triliun di pasar saham. Adapun imbal hasil atau yield SBN Indonesia teror 10 tahun naik ke 6,29% per Jumat (4/8/2023). Level yield surat utang Amerika Serikat atau US Treasure Note tenor 10 tahun naik ke level 4,175% per Kamis (4/8/2023). Sedangkan premi resiko investasi (credit default swap/CDS) Indonesia 5 tahun naik menjadi 78,86 basis poin (bps) per Agustus 2023 dari posisi 73,57 bps per 28 Juni 2023. (Yetede)
Tags :
#ModalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023