MENJELANG LAPORAN BPS : Ekonomi RI Diprediksi Tetap Tangguh
Sejumlah ekonom memperkirakan perekonomian Indonesia akan tetap tangguh pada 2023, di tengah prospek perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman menyatakan, pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun cenderung moderat pada tingkat 5,04%, dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 5,31%. Menurutnya, sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bergeser dari sektor eksternal ke sektor domestik pada 2023. Kegiatan ekspor ke depan diproyeksikan melemah, seiring dengan perlambatan ekonomi global. “Di sisi lain, konsumsi domestik diperkirakan akan tetap kuat, didukung oleh faktor mobilitas masyarakat yang meningkat, tren inflasi yang menurun, dan kondisi fiskal yang solid,” katanya, Jumat (4/8). Pada Senin (7/8), Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data pertumbuhan ekonomi Kuartal II/2023. Dia juga memperkirakan pertumbuhan pada Kuartal II/2023 akan didorong oleh menguatnya konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah yang meningkat. “Konsumsi rumah tangga diperkirakan mendapat dorongan yang signifikan setelah berakhirnya pandemi, yang meningkatkan mobilitas masyarakat,” jelasnya. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede juga memperkirakan ekonomi Kuartal II/2023 tumbuh 5,03% secara tahunan tahunan atau lebih rendah sedikit dari pencapaian pertumbuhan pada Kuartal I/2023 yang sebesar 5,03% YoY. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2023 terutama akan ditopang oleh konsumsi rumah tangga, kinerja investasi, dan net ekspor.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023