;

Indonesia Kekurangan Insinyur

Indonesia Kekurangan Insinyur

Perbandingan jumlah insinyur terhadap penduduk di Indonesia diperkirakan lebih rendah 41,11 % dibandingkan dengan Vietnam. Angka itu tergolong rendah di tengah pembangunan yang tengah dipacu pemerintah. Agar laju pembangunan berdampak pada perekonomian, Indonesia mesti menggenjot jumlah insinyur. Sekjen Persatuan Insinyur Indonesia Bambang Goeritno memaparkan, jumlah insinyur di Tanah Air diperhitungkan sebanyak 5.300 orang per 1 juta penduduk, sedangkan di Vietnam sebanyak 9.000 orang per 1 juta penduduk. ”Indonesia akan sulit mengejar Vietnam kalau jumlah insinyurnya tidak ditambah,” katanya dalam diskusi bertema ”Membangun Masa Depan melalui Solusi Kerekayasaan yang Inovatif dan Berkelanjutan” yang diadakan di Jakarta, Kamis (3/8).

Per Juni 2023, Bank Dunia mengestimasi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Vietnam pada 2023 dan 2024 masing-masing 6 % dan 6,2 %. Di sisi lain, pertumbuhan PDB Indonesia pada 2023 dan 2024 diproyeksikan masing-masing 4,9 %. Bambang berpendapat, jika Indonesia ingin menyusul laju pertumbuhan ekonomi Vietnam, jumlah rasio insinyur terhadap penduduk mesti minimal berada di angka yang sama. Jumlah insinyur di Indonesia juga perlu ditambah lantaran adanya sejumlah proyek strategis nasional (PSN) serta focus pemerintah pada hilirisasi industri dan transisi energi. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :