;

Jaring Laba Digitalisasi Ekonomi Hijau

Ekonomi Yoga 03 Aug 2023 Kompas
Jaring Laba
Digitalisasi
Ekonomi Hijau

Ciayumajakuning Entrepreneur Festival (CEF) telah tuntas digelar pada Jumat hingga Minggu (21-23/7/2023). Ajang ini tidak hanya memanggungkan produk UMKM yang fokus pada ekonomi hijau digital, tetapi juga mencatatkan transaksi penjualan hingga Rp 1,2 miliar. Ingatan Yuli Hasan (46) belum bisa lepas dari CEF yang digelar Kantor Perwakilan BI Cirebon kedelapan kali tahun ini. CEF menampilkan aneka produk UMKM dari Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) di Provinsi Jabar. Puluhan pelaku UMKM, termasuk Yuli, mencoba membawa pesan sesuai tema, ”Ciayumajakuning Tumbuh, Hijau, dan Berkelanjutan”.

Saat ditemui di rumahnya di Kelurahan Larangan, Kota Cirebon, Jabar, Selasa (1/8), pemilik UMKM dengan jenama Swarna Alam ini antusias bercerita soal CEF. ”Saya sudah tiga kali ikut CEF. Setiap ikut, omzetnya bisa sampai Rp 10 juta,” ucap Yuli, yang menjual produk fashion berbasis ecoprint, teknik mewarnai kain dan membentuk motif menggunakan bahan alam, seperti dedaunan, bunga, hingga ranting pohon. Bagi Yuli, meraup uang sejumlah itu dalam tiga hari hanya bisa terwujud dalam ajang seperti CEF. Namun, bagi Yuli, cuan bukan satu-satunya tujuan. Baginya, ajang itu menjadi ruang kampanye ecoprint, yang belum setenar batik.

”Baju dari pabrik, misalnya, hanya digunakan dua tahun. Tapi, kalau baju ecoprint bisa bertahan empat tahun. Bahan-nya juga tidak membuat kulit iritasi,” ucapnya menunjukkan telapak tangannya yang mulus. Suja’i, pengelola Galeri Batik Ciwaringin, juga menikmati berkah CEF. Mengusung batik tulis pewarna alam, produknya termasuk jadi incaran pengunjung. ”CEF tahun ini, hasil penjualan semuanya Rp 12 juta. Ini meningkat dibandingkan tahun lalu, Rp 6 juta,” katanya. ”Perkiraan penjualan UMKM selama periode kegiatan (CEF) mencapai Rp 1,2 miliar, meningkat 15 % dari tahun lalu,” ucap Kepala KPw BI Cirebon Hestu Wibowo. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :