10.000 Jiwa Kelaparan, Tim Kesehatan ke Papua Tengah
Sekitar 10.000 warga di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, mengalami kelaparan sebagai dampak kekeringan ekstrem yang melanda wilayah itu. Pemda setempat mengirimkan enam tenaga kesehatan ke distrik-distrik yang terdampak di Kabupaten Puncak, Senin (31/7). Kadis Komunikasi dan Informatika Pemkab Puncak Ricky Siwi saat dihubungi dari Jayapura, Papua, mengatakan, sekitar 10.000 warga terdampak bencana kekeringan tidak hanya di Distrik (Kecamatan) Agandugume dan Distrik Lambewi, tetapi juga di Distrik Oneri. Pesawat dari maskapai Reven Global Airtranspor telah membawa enam tenaga kesehatan ke Distrik Agandugume pada Senin pagi. Tim ini terdiri dari satu dokter dan lima paramedis. Mereka diterjunkan untuk menangani masalah yang diderita warga setempat.
Warga yang kelaparan terpaksa mengonsumsi umbi-umbian, seperti ubi dan keladi, yang sudah membusuk dan berair. Akibatnya, mereka mengalami diare. Enam warga yang terdiri dari lima dewasa dan satu anak dilaporkan meninggal. Mereka rata-rata meninggal dalam kondisi lemas, sakit diare, panas dalam, sariawan, dan sakit kepala. Warga mengalami kelaparan karena kekeringan yang dipicu cuaca ekstrem yang membuat tanaman milik warga, seperti ubi dan keladi, gagal panen. Selama ini warga mengandalkan hasil panen untuk memenuhi kebutuhan pangan. Ricky mengatakan, tim kesehatan yang diterjunkan ke Distrik Agandugume juga membawa obat-obatan. ”Mereka akan memeriksa dan mengobati warga yang mengalami gangguan kesehatan dalam bencana ini,” katanya. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023