;

Indonesia Belum Bisa Meninggalkan Dollar AS

Ekonomi Hairul Rizal 27 Jul 2023 Kontan
Indonesia Belum Bisa Meninggalkan Dollar AS

Upaya Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai menuai hasil. Kendati, nilai perdagangan internasional dalam valuta lokal masih mini. Bank Indonesia (BI) mencatat, rata-rata jumlah transaksi Indonesia dengan mitra dagangnya dalam mata uang lokal atau local currency transaction (LCT) makin meningkat. Mengutip data BI di semester I-2023 total nilai transaksi LCT sebesar US$ 3,2 miliar. Angka itu naik ketimbang dua bulan pertama tahun ini, US$ 957 juta. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyambut baik lantaran baru setengah tahun berjalan, total nilai transaksi LCT sudah mendekati total nilai transaksi di sepanjang 2022. Indonesia sudah mengikat kerja sama LCT dengan empat negara, yaitu Malaysia, Jepang, Thailand, China dan Korea Selatan. Kata Destry, yang paling mendominasi adalah Malaysia, yang menggeser posisi China. Tercatat, total nilai transaksi LCT dengan Malaysia setara US$ 1,2 miliar di semester I-2023. Di posisi kedua ada transaksi dengan Jepang sebesar 23%, kemudian Thailand 20% dan sisanya dengan China. Sementara kerjasama LCT antara Indonesia dan Korea Selatan, dilakukan lewat penandatanganan nota kesepahaman antara Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur Bank of Korea, Rhee Chang Yong di sela Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN+3 di Korsel pada awal Mei lalu. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengungkapkan, peningkatan penggunaan LCT baik dalam transaksi perdagangan, investasi, maupun ritel akan mendorong rupiah. Artinya, transaksi antara Indonesia dan negara-negara tadi telah mengurangi penggunaan dolar AS.

Tags :
#Makro
Download Aplikasi Labirin :