UMKM Kuningan Ekspor Bawang Goreng ke Belanda
Bawang goreng produk CV Monita Food, UMKM asal Kabupaten Kuningan, Jabar, merambah pasar Belanda. Selain memicu pertumbuhan ekonomi, ekspor itu juga diharapkan mengembangkan hilirisasi pertanian. Pelepasan ekspor perdana bawang goreng ke Belanda itu berlangsung di pabrik CV Monita Food di Desa Babakanreuma, Kecamatan Sindangagung, Rabu (26/7). Sebanyak satu kontainer ukuran 20 kaki yang berisi 5,7 ton bawang goreng akan diterbangkan ke negeri Kincir Angin. Turut hadir Kepala Perwakilan BI Cirebon Hestu Wibowo, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kuningan Ukas Suharfaputra, dan Direktur CV Monita Food Aris Risma Sunarmas.
Aris mengatakan, ekspor perdana ke Belanda melalui berbagai tahapan dalam tiga tahun terakhir. Mulai dari penawaran kepada pembeli hingga pengecekan kualitas produk. ”Juni kemarin, buyer (pembeli) dari Belanda ke sini melihat langsung dan akhirnya ada kerja sama,” tuturnya. Ekspor ini menambah daftar negara tujuan produk CV Monita Food. Sebelumnya, perusahaan yang memproduksi bawang goreng sejak 2004 ini telah merambah pasar Australia dan Uni Emirat Arab. Namun, pengirimannya skala kecil, maksimal 8 kuintal bawang. Aris memastikan keberlanjutan pasokan bawang goring untuk ekspor. Setiap hari, perusahaan dengan 25 karyawan ini mengolah hingga 3 ton bawang merah dan putih. Bawang berasal dari Kuningan, Majalengka, dan Cirebon di Jabar, serta Brebes, Jateng. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023