Saat Bank Sentral Global Ramai-Ramai Memerangi Inflasi
Sejumlah bank sentral dunia pekan ini akan merilis laporan kebijakan suku bunga dan pernyataan terbaru bagaimana memerangi inflasi tertinggi. Ahli strategi Goldman Sachs Michael Cahlil, seperti dilansir CNBC pada Senin (24/07/2023) menyebut pekan ini akan menjadi Minggu yang penting. "The Fed diperkirakan mengumumkan apa yang bisa menjadi kenaikan terakhir dari siklus (kenaikan suku bunga). ECB kemungkinan memberi sinyal mendekati akhir siklus suku bunga negatif. tapi BoJ bisa menjadi sorotan dengan akhirnya keluar (dari kebijakan moneter ultra longgar)," kata dia. The Fed bulan lalu menghentikan kenaikan suku bunga 10 kali berturut-turut karena menunggu data lebih lanjut ke mana arah inflasi. Angka-angka pada Juni 2023 menunjukkan inflasi harga konsumen (IHK) di AS turun ke level terendah dalam dua tahun lebih.Tapi IHK inti yang tidak termasuk harga pangan dan energi, masih naik 4,8% secara tahunan dan 0,2% pada bulan tersebut. The Fed tetap teguh pada komitmen untuk menurunkan inflasi ke target 2% dan aliran data terbaru perkuat kesan bahwa ekonomi AS terbukti tangguh. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023