;

Waspadai 'Gali Lubang Tutup Lubang' APBN

Ekonomi Yuniati Turjandini 24 Jul 2023 Investor Daily
Waspadai 'Gali Lubang Tutup Lubang' APBN

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 serta tahun-tahun sebelumnya dinilai telah masuk ke dalam situasi 'gali lubang tutup lubang', yakni membayar beban utang dengan utang baru. Ini setidaknya ditandai  dengan kesimbangan primer yang defisit, rasio beban bunga utang penerimaan perpajakan yang jauh diatas level wajar, serta strategi pengelolaan utang yang terfokus pada refinancing. Kondisi tersebut akan makin berat mengingat mulai tahun  ini hingga empat tahun ke depan. APBN menghadapi periode puncak jatuh tempo utang pemerintah  pusat. Bila mengacu pada pola defisit anggaran tahun ini, sekitar 70% dari total utang  baru harus disetorkan kembali  ke kreditur untuk membayar cicilan pokok dan bunga pinjaman. Sementara rasio beban bunga utang terhadap penerimaan perpajakan mencapai 20,6% (outlook), jauh di atas batas aman 7-10%. Berdasarkan data profil utang jatuh tempo yang diterbitkan Kementerian Keuangan tahun lalu, utang jatuh tempo tahun lalu, utang jatuh tempo tahun ini melonjak  tajam menjadi Rp556 triliun dari 2022 yang hanya Rp 106 triliun. (Yetede)

Tags :
#Utang
Download Aplikasi Labirin :