INVESTASI PENGHILIRAN LARI KENCANG
Penghiliran di sektor pertambangan tidak menyurutkan minat investor asing menanamkan modalnya di Indonesia. Hal ini, tecermin dari realisasi penanaman modal asing (PMA) semester I/2023 yang bertumbuh 17,1% Year-on-Year (YoY) menjadi Rp363,3 triliun, ditopang oleh sektor terkait penghiliran. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan realisasi PMA semester I/2023 berkontribusi 53,5% dari total realisasi investasi. Kontribusi sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatan menjadi yang paling tinggi sebesar US$5,4 miliar atau setara 22,1% dari total PMA. Disusul sektor lain seperti transportasi, gudang, dan telekomunikasi US$3,2 miliar; pertambangan US$2,2 miliar; dan listrik, gas dan air US$1,4 miliar. Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia menilai pertumbuhan PMA yang cukup tinggi tersebut sebagai dampak dari upaya penghiliran komoditas utama. Dari segi lokasi, realisasi investasi PMA di Sulawesi Tengah merangsek naik ke posisi kedua senilai US$3,7 miliar (14,9%) per semester I/2023. Adapun, posisi pertama tetap diisi Jawa Barat senilai US$4,5 miliar (18,3%). Tingginya realisasi PMA menunjukkan investor asing masih melihat Indonesia sebagai pasar prospektif di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global dan inflasi. BKPM mencatat realisasi investasi mencapai Rp678,7 triliun sepanjang semester I/2023. Capaian tersebut naik 16,1% secara tahunan dan sudah 48,5% dari target investasi yang dicanangkan sebesar Rp1.400 triliun. Sementara itu, realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp315,4 triliun, tumbuh 15% atau berkontribusi 46,5% dari total realisasi investasi semester I/2023. Perlambatan terjadi pada investasi PMA yang tumbuh 14,2% menjadi Rp186,3 triliun pada kuartal II/2023, sedikit lebih kecil daripada realisasi kuartal I/2023 yang tumbuh 16,6%. Untuk PMDN, masih terakselerasi 17,6% menjadi Rp163,5 triliun pada kuartal II/2023, lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal I/2023 yang tumbuh 12,4%. Salah satu sektor yang tetap menjadi andalan atau investasi adalah sektor pertambangan dan sektor hilirisasi lainnya pada semester II/2023. Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, imbuhnya, penghiliran perlu diperluas ke komoditas rumput laut, perikanan, dan kayu. Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengakui investor domestik selalu terkendala pendanaan untuk investasi padat modal seperti investasi logam dasar. Selain itu, ada juga kendala teknologi yang perlu 'dibeli' dari asing sehingga investasi awal membengkak.
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023