;

Menahan Defisit Dagang, Menjaga Stabilitas Rupiah

Ekonomi Yuniati Turjandini 18 Jul 2023 Investor Daily (H)
Menahan Defisit Dagang, Menjaga Stabilitas Rupiah

JAKARTA,ID-Ekspor Indonesia kembali melanjutkan tren kontraksi pada Juni 2023 dengan tumbuh minus 21,18%, setelah sempat naik 0,99% pada bulan sebelumnya. Dengan kinerja impor yang diperkirakan akan lebih baik dari ekspor, defisit neraca perdagangan bisa kembali datang lebih cepat dari perkiraan. Akibatnya rupiah pun bakal mendapatkan tekanan tambahan karena pasokan valuta asing ke perekonomian berkurang. Oleh karena itu, sejumlah langkah perlu segera dilakukan agar kemerosotan ekspor bisa ditahan dan rekor surplus neraca perdagangan yang mencapai 38 bulan berturur-turut pada Juni lalu bisa terus diperpanjang. Langkah-langkah itu diantaranya hilirisasi, menjaga nilai tukar (kurs) rupiah agar tidak merosot, menyederhanakan perizinan ekspor  lewat digitalisasi, menambah model dan akses pembiayaan ekspor, serta mengoreksi regulasi neraca komoditas. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, nilai ekspor pada Juni 2023 yang mencapai US$ 20,61 miliar itu turun 5,08% dibanding Mei 2023 (mtm) dan 21,18% dibanding Juni 2022 (yoy)/ Penurunan kinerja ekspor dimulai Februari 2023 saat hanya tumbuh 4,14%, setelah pada Januari 2023, dan pada April 2023 kontraksi makin dalam yaitu menjadi 29,42%. (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :