Pembangunan Fisik dan Investasi di IKN Dikebut
Pemerintah menargetkan pemindahan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bisa bergulir pada semester kedua 2024.
Untuk pembangunan fisik, terutama konstruksi infrastruktur dasar, terus pemerintah kebut. Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga menyebutkan, progres pembangunan IKN Nusantara sudah sekitar 34% untuk batch pertama. Sementara pembangunan untuk
batch
kedua baru 1%.
Adapun infrastruktur yang telah pemerintah bangun pada
batch
pertama meliputi istana negara dan kantor presiden, Bendungan Sepaku Semoi, serta Jalan Tol Akses IKN seksi 3A, 3B, dan 5A.
Kemudian, infrastruktur yang bakal pemerintah garap di
batch
kedua antara lain rumah susun untuk aparatur sipil negara (ASN) sebanyak 47
tower, Tol Akses IKN seksi 5B, 6A, dan 6B, instalasi air bersih dan sanitasi, serta tambahan jalan logistik.
Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan, pembangunan Istana Kepresidenan berjalan sesuai dengan waktu yang telah pemerintah tentukan.
Minat investasi ke IKN terus meningkat. Terbaru, hingga awal Juli 2023, terdapat lebih dari 230
letter of intent
(LoI) dari calon investor yang berminat investasi di IKN. "Ada 237 LoI menurut posisi terakhir," ujar Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw.
President Director
Japan External Trade Organization (JETRO) Takahashi Masakatsu bilang, sudah banyak perusahaan Jepang mengirimkan LoI ke OIKN. "Pembangunan IKN Nusantara merupakan peluang emas bagi perusahaan Jepang," ujarnya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023