INVESTASI KOREA SELATAN : Mendag Janji Kurangi Hambatan
Kementerian Perdagangan berjanji mengurangi hambatan dagang antara Indonesia dan Korea Selatan untuk mendongkrak perdagangan kedua negara. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan segala hambatan perundingan dagang dan investasi dengan Korea Selatan (Korsel) harus diselesaikan. Hal itu, agar investasi yang masuk ke Indonesia tidak terhambat. “Mungkin ada hambatan, ada tarif dan lain-lain, tentu kita akan runding, di mana ada hambatan itu, kalau tarif ya kita berunding, kalau ada perizinan yang lama, kita berunding agar kita bisa percepat,” katanya saat berkunjung ke pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di Bojongmangu Bekasi, Selasa (11/7). Mendag menyatakan pengurangan hambatan dagang bisa memberikan jalan lempang kepada perusahaan Korsel untuk meningkatkan investasi di Indonesia. Zulkifli beralasan transaksi perdagangan dan investasi dari Korsel ke Indonesia tidak sebesar ke Vietnam. Sejak awal, Zulkifli menegaskan Indonesia ingin menjadi pusat mobil listrik di kawasan Asia, bahkan dunia. Sebagai bukti keseriusan Indonesia, Zulhas, mengatakan pemerintah Indonesia mati-matian memberlakukan penghiliran biji nikel meskipun diprotes Uni Eropa. Sementara itu, President of Hyundai Motor Asia Pacific Headquarters, Lee Youngtack menargetkan penjualan mobil listrik tahun ini bisa mencapai 10.000 unit ditopang peningkatan produksi Hyundai setelah pandemi Covid-19.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023