IHSG Konsolidasi, Harga SUN Menguat
JAKARTA,ID-Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi konsolidasi di rentang 6.600-6.700 selama 3-7 Juli 2023, serta kemungkinan ditutup di level 6.900 pada akhir bulan. Pergerakan indeks akan dipengaruhi potensi penaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS), The Federal Faunds Rate (FFR), yang bisa mengguncang bursa global. Sementara itu, harga surat utang negara (SUN) diprediksi menguat terbatas pekan ini. Alasannya, likuiditas di pasar obligasi masih besar. Pada pekan lalu, indeks naik 0,33% ke level 6.661 triliun. Nilai transaksi saham mencapai Rp15,5 triliun. Asing mencetak net buy Rp191 miliar. Pengamat pasar modal Wahyu Tri Laksono menyebutkan, data paling penting yang dinanti investor pekan ini adalah nonfarm payroll (NFP) AS. Dia memperkirakan ekonomi AS, masih cukup sehat dan pulih secara umum dengan inflasi yang mereda. "Namun, peluang pasar tenaga kerja AS melambat juga bisa terjadi, yang akan terlihat di data NFP. Sebab, data jobless claims dan beberapa data komponen tenaga kerja AS lainnya juga mengindikasikan pelemahan," kata Wahyu kepada Investor Daily, akhir pekan lalu. (Yetede)
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023