Kenaikan Tarif Bongkar Muat di Batu Ampar Diprotes
Kalangan pengusaha di Provinsi Kepri memprotes langkah Badan Pengusahaan Batam menaikkan tarif bongkar muat kontainer di Pelabuhan Batu Ampar. Kebijakan itu dinilai berlawanan dengan upaya pemerintah mendorong pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Ketua Kadin Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana, Sabtu (1/7) mengatakan, perwakilan Kadin Kepri dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri akan menemui Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk mengadukan persoalan tersebut. Tarif kontainer yang tinggi dinilai sangat menghambat pertumbuhan industri ekspor di Kepri.
”Dunia usaha baru mau bernapas setelah dua tahun lebih dihantam pandemi Covid-19. Seharusnya pemerintah memberi relaksasi untuk pemulihan ekonomi, bukan malah membebani dengan biaya tinggi,” kata Ma’ruf. Ia menjelaskan, tarif pengiriman kontainer ukuran 20 kaki dari Pelabuhan Batu Ampar, Batam, ke Singapura naik dari 500 USD atau Rp 7.500.000 menjadi 570 USD atau Rp 8.500.000. Adapun tarif pengiriman kontainer ukuran 40 kaki dengan tujuan yang sama naik 11 % dari 720 USD atau Rp 10.800.000 menjadi 800 USD atau Rp 12.000.000. Ketua Apindo Batam Rafki Rasyid mengatakan, kenaikan biaya kontainer diBatam sangat tidak masuk akal karena biaya pengiriman kontainer di tempat lain justru sedang turun. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023