;

PERTUMBUHAN EKONOMI : DORONGAN MINIM LIBUR PANJANG

Ekonomi Hairul Rizal 01 Jul 2023 Bisnis Indonesia
PERTUMBUHAN EKONOMI : DORONGAN MINIM LIBUR PANJANG

Daya dorong libur panjang pertengahan tahun ini tampaknya terbatas pada pertumbuhan ekonomi, sedikit meleset di bawah impian pemerintah yang ingin memacu konsumsi dan perjalanan di tengah perlambatan ekspor. Indikator peningkatan konsumsi yang tidak setinggi harapan terlihat pada laporan Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) yang menyebutkan penjualan hewan kurban pada Iduladha tahun ini turun 10%—20% jika dibandingkan dengan Lebaran Haji tahun lalu. PPSKI menyebut daya beli masyarakat saat ini hewan kurban lebih rendah, padahal harga sapi dan kerbau cenderung sama dengan Iduladha tahun lalu. Laporan ini mengukuhkan estimasi Indonesian Development and Islamic Studies (IDEAS) yang menyebutkan jumlah orang yang membeli hewan kurban hanya 2,08 juta tahun ini, turun dari 2,17 juta orang tahun lalu. Angka ini juga masih di bawah level prapandemi yang sebanyak 3,5 juta orang pada 2019. Adapun, nilai ekonomi dari kambing dan sapi yang dikorbankan sekitar Rp6,02 juta dan Rp33,86 juta per ekor. Output ekonomi ini mencakup bisnis distribusi dan perdagangan hewan (yang dapat menikmati margin keuntungan 41% menurut IDEAS), serta proses pemeliharaan dan pemotongan. Tim ekonom Bahana Sekuritas, termasuk Satria Sambijantoro, melihatnya sebagai bukti bahwa di tengah pembukaan kembali ekonomi, tingkat pendapatan dan tabungan agregat sebagian masyarakat kelas menengah Indonesia masih terpengaruh oleh dampak ekonomi Covid-19. Di sisi lain, harapan tambahan ‘bahan bakar’ pertumbuhan ekonomi muncul dari aktivitas perjalanan. Wakil Ketua Bidang Penguatan dan Pengembangan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan periode libur panjang sudah pasti akan dibarengi dengan peningkatan perjalanan, baik untuk moda transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Apalagi, saat ini infrastruktur pendukung moda transportasi juga telah berkembang pesat. Djoko memberi contoh, perjalanan Jakarta-Semarang menggunakan kereta api kini hanya memakan waktu 5 jam 15 menit dari sebelumnya sekitar 6 jam. Selain itu, pemerintah juga gencar melakukan pembangunan jalan tol yang turut meningkatkan mobilitas masyarakat.

Download Aplikasi Labirin :