PERUSAHAAN PEMBIAYAAN : Dividen Tak Ganggu Ekspansi
Sejumlah perusahaan pembiayaan menyatakan alokasi belanja modal tahun ini aman meskipun mereka royal membagikan dividen kepada pemegang saham. PT Clipan Finance Indonesia Tbk., misalnya, memastikan pembagian dividennya himgga 128% dari laba bersih tahun buku 2022 tidak akan mengganggu rencana ekspansi. Emiten berkode saham CFIN ini membagikan dividen tunai Rp398,4 miliar atau Rp100 per saham. Jumlah ini setara dengan 128% dari laba bersih tahun lalu Rp310,72 miliar. “Enggak masalah karena ekuitas atau laba ditahan Clipan masih besar,” kata Direktur Utama Clipan Finance Harjanto Tjitohardjojo kepada Bisnis, Jumat (30/6). Posisi laba ditahan Clipan Finance mencapai Rp3,7 trilliun. Dengan jumlah itu, menurut Harjanto, perusahaan masih dapat melaksanakan ekspansi dan proyek-proyek perbaikan proses kerja. Laba bersih Clipan tahun lalu melesat 571,02% dari tahun sebelumnya yang hanya Rp46,3 miliar. Harjanto berharap lonjakan laba dapat mengerek naik return on equity (ROE). PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk., yang membagikan dividen 50% dari laba bersih 2022, juga menyatakan tetap dapat mengalokasikan sebagian profit untuk belanja modal. Emiten pembiayaan berkode saham ADMF itu membagikan dividen Rp803 miliar atau separuh dari laba bersih tahun lalu senilai Rp1,6 triliun. Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani Mendrofa mengatakan sisa yang tidak dibagikan sebagai dividen masih cukup untuk investasi dan ekspansi bisnis sebagai eksekusi inisiatif nonjangka pendek.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023