Inflasi dan Krisis Global Bebani Pelaksanaan Ibadah Haji
MEKKAH,ID-Hampir 1,5 juta jemaah calon haji dari berbagai negara dilaporkan telah tiba di Mekkah, Arab Saudi pada Jumat (23/06/2023) untuk menunaikan rukun Islam kelima. tetapi, inflasi dan krisis ekonomi global makin mempersulit pelaksanaan perjalanan sehingga banyak orang yang tidak dapat menunaikan rukun Islam kelima ini. Disamping itu, ibadah haji tahun ini bakal menjadi yang pertama kali diselenggarakan tanpa pembatas-seperti dilakukan Pemerintah Arab Saudi selama pandemik virus corona pada 2020. menurut laporan, jumlah calon jemaah haji yang datang diprediksi terus bertambah sebelum ibadah dimulai pada Senin (26/06/2023). Di sisi lain, inflasi global telah menaikkan harga naik haji menjadi dramatis. Mulai dari meningkatnya biaya penerbangan, transformasi, makanan, dan akomodasi, baik didalam maupun disekitar kota suci Mekkah. Selain itu, beberapa negara-termasuk beberapa negara dengan populasi muslim terbesar di dunia-mengalami krisis ekonomi, termasuk anjloknya nilai nilai mata uang nasional. "Untuk bisa menunaikan ibadah haji, biasanya Anda bisa mengorbankan sesuatu. Tapi tahun ini terlalu mahal. Setelah jumlah pengeluaran besar keluarga baru-baru ini, kenaikan harga paket haji membuatnya tidak terjangkau," ungkap Mohammed, seorang profesor universitas di Kairo. (Yetede)
Tags :
#BeritaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023