Tahan Suku Bunga, BI Fokus ke Rupiah
JAKARTA,ID-Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 21-22 juni 2023 memutuskan untuk mempertahankan B17-Day Reserve Repo Rate (B17DRR) sebesar 5,75%. BI juga menahan suku bunga deposit facility dan suku bunga lending facility masing-masing di level 5,00% dan 6,50%. Keputusan BI tersebut sebagai upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memastikan inflasi tetap terkendali. Keputusan mempertahankan B17DRR sebesar 5,75% ini konsisten dengan stance kebijakan moneter untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 3,0+1% pada sisa tahun 2023. Gubernur BI, Perry Warjiyo menjelaskan, fokus kebijakan diarahkan pada penguatan stabilisasi nilai rupiah untuk mengendalikan inflasi barang impor (imported inflation) dan memitigasi dampak rambatan ketidakpastian pasar keuangan global. Kebijakan likuiditas dan makroprudensial longgar terus dilanjutkan untuk mendorong penyaluran kredit atau pembiayaan dan tetap mempertahankan terjaganya stabilitas sistem keuangan. "Akselerasi digitalisasi sistem pembayaran terus didorong untuk perluasan ekonomi dan keuangan digital serta penguatan stabilitas sistem dan layanan pembayaran. Bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran terus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata dia pada jumpa pers hasil RDG BI di jakarta. (Yetede)
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023