Antisipasi Ketidakpastian Global, BI Tahan Suku Bunga Acuan
Kendati inflasi terus melandai, BI tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 %, untuk menjaga stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian perekonomian global. Suku bunga acuan di level 5,75 % sudah bertahan selama enam bulan. ”Keputusan mempertahankan suku bunga acuan ini konsisten dengan sikap kebijakan moneter BI untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2-4 % pada sisa tahun 2023,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam jumpa pers, Kamis (22/6). Berdasarkan data BPS, inflasi berbasis indeks harga konsumen (IHK) per Mei 2023 sebesar 4 % secara tahunan, menurun dibandingkan April 2023 di 4,33 %.
Menurunnya inflasi, lanjut Perry, adalah hasil positif dari konsistensi kebijakan moneter. Perry menambahkan, keputusan mempertahankan tingkat suku bunga acuan tersebut karena besarannya masih diperlukan dalam rangka penguatan stabilisasi nilai rupiah untuk mengendalikan inflasi barang impor (imported inflation). Perputaran aktivitas ekonomi dan manufaktur dalam negeri telah meningkatkan permintaan barang impor baik sebagai barang konsumsi maupun barang bahan baku. Dengan nilai tukar rupiah yang terjaga, diharapkan bisa menahan inflasi dari aspek barang impor. (Yoga)
Tags :
#BungaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023