BOJ Menanti Isyarat Inflasi
TOKYO,ID-Bank of Japan (BOJ) masih menunjukkan arah berlawanan dengan tren bank-bank sentral global yang mengisyaratkan perlunya menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk mengendalikan harga-harga. Bank sentral Jepang ini dalam keputusannya pada Jumat (16/06/2023) tetap mempertahankan stimulus sambil menunggu tanda-tanda inflasi berkelanjutan. Gubernur Kazuo Ueda dan para anggota dewan gubernur BOJ tidak mengubah suku bunga negatif maupun program kontrol kurva imbal hasil (yield curve control/YCC) di akhir pertemuan dua hari di Tokyo. Sebaliknya mereka mempertahankan pandangan bahwa inflasi akan melambat dalam beberapa bulan mendatang. Sebagai informasi, mata uang Jepang dilaporkan telah mencapai level terendah dalam tujuh bulan dikisaran 141,50 pada Kamis (15/06/2023). Imbal hasil obligasi Pemerintahpun turun. Keputusan BOJ tersebut makin menyoroti status menyimpang BOJ diantara sesama rekan-rekan bank sentral global, termasuk The Fed dan Bank Sentral Eropa. Fokus baru atas perbedaan suku bunga selama minggu yang sibuk dengan keputusan-keputusan bank sentral global juga turut mendorong nilai tukar yen lebih rendah terhadap dolar AS,dan terus meluncur ke titik terendah dalam euro 15 tahun. (Yetede)
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023