Reli Saham Properti Berlanjut di Semester II
JAKARTA,ID-Sebanyak lima saham properti reli sepanjang 2023, dengan kenaikan rata-rata 20%, mengungguli indeks harga saham (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang turun 2%. Tren ini diprediksi berlanjut sampai akhir tahun, ditopang ekspektasi bertahannya suku bunga acuan Bank Indonesia. Kelima saham itu adalah PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT Alam Autera Realty Tbk (ASRI). Sementara itu, merujuk data BEI, per 16 Juni 2023. IHSG terpangkas 2,2%. Namun, indeks saham properti BEI atau IDX Sector Properties & Real Estate masih tumbuh 3,1%. Artinya, saham sektor properti mampu melawan arus pelemahan pasar bersama saham sektor transportasi dan logistik yang indeksnya naik 15,5%, konsumer nonsiklikal 3,6%. Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas, dikutip Jumat (16/6/2023), ada tiga katalis penguatan saham properti. Pertama, suku bunga acuan BI atau BI-7 Day Reserve Repo Rate (BI7DDR) diprediksi bertahan di level 5,75% sampai akhir tahun. (Meski BI7DDR) telah naik 225 basis points (bps) sejak Agustus 2022, rata-rata suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) stabil di level 7,6-7,7%. (Yetede)
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023