PLATFORM JUAL BELI : PERAN VITAL SOCIAL COMMERCE
Tren penggunaan media sosial sebagai platform untuk jual beli makin menggeliat. Aktivitas tersebut kini lebih dikenal sebagai social commerce. Media sosial bukan lagi sekadar platform untuk saling berinteraksi, tetapi juga bertransaksi. Nilai transaksi di social commerce diprediksi terus mengalami kenaikan. Statista mencatatkan nilai penjualan di social commerce secara global menyentuh US$992 miliar pada 2022 dan akan menjadi US$2.900 miliar pada 2028. Di Indonesia, nilai transaksi bruto atau gross merchandise value (GMV) social commerce juga terus meningkat. Pada 2023, nilainya diproyeksikan mencapai US$8.225,2 juta, lalu naik menjadi US$22.132,5 juta pada 2028. Survei dari Populix mencatat TikTok Shop menjadi social commerce yang paling sering digunakan, yakni sebanyak 45%. Disusul WhatsApp 21%, Facebook Shop 10%, dan Instagram Shop 10%. Adapun sisanya, seperti Telegram dan Line Shop hanya digunakan oleh 1%. Hingga hari ini, social commerce terus menyerupai e-commerce. Ada banyak sekali jenis barang yang dijual di platform tersebut. Namun, produk fashion menempati urutan pertama sebagai barang paling sering dibeli dengan presentasi 61%. Pada urutan kedua, produk kecantikan juga menjadi salah satu yang terlaris, yakni 43%. Pada urutan ketiga ada makanan dan minuman juga memiliki peminat yang tidak sedikit, yakni 38%. Kemudian, di urutan keempat ada gawai dan aksesoris dan berturut-turut setelahnya adalah peralatan rumah tangga 24%, tas wanita 24%, alat elektronik 21%, dan barang-barang yang berkaitan dengan hobi sebanyak 21%. CEO TikTok Shou Zi Chew dalam TikTok Southeast Asia Impact Forum 2023 mengatakan bahwa TikTok Shop telah menjadi wadah berjualan bagi 15 juta bisnis di Asia Tenggara. Sebanyak 5 jutanya adalah para pelaku bisnis di Indonesia dan dua juta di antaranya merupakan UMKM. Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan kemunculan social commerce memang menjadi salah satu wadah berjualan yang menarik. Platform tersebut tidak hanya fokus pada urusan transaksi, tetapi juga menggabungkan entertainment hingga chatting atau tanya jawab seputar produk.
Tags :
#UmumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023