Potensi Besar Ditengah Resiko Tinggi
JAKARTA,ID-Akuisisi 35% hak partisipasi Blok Masela dari tangan Shell membutuhkan dana yang besar. Harga yang diminta US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14,89 triliun. PT Pertamina (Persero) tengah melakukan finalisasi pengambilalihan ini. Namun, pemerintah dianggap perlu terlibat dalam pendanaan. Pemerintah berharap konsorsium BUMN PT Pertamina (Persero) bersama Petronas dari Malaysia bisa menyelesaikan pengambilalihan 35% participating interest (PI) milik Shell Upstream Overseas Servicesa Ltd di Blok Masela akhir Juni 2023. Sedangkan porsi 65% lainnya dikuasai Inpex Masela Ltd dari Jepang sebagai operator. "Total cadangan terbukti mencapai 18,54 tscf. Sedangkan investasi yang dibutuhkan mencapai US$ 19,8 miliar," papar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDA) Arifin Tasrif, baru-baru ini. Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati beberapa waktu lalu mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan finalisasi. Namun dirinya tidak bisa membeberkan detail karena memilik non-disclosure agreement (NDA). Nickle menjelaskan, akan ada kejutan dalam proses pengambilalihan ini. (Yetede)
Tags :
#PerusahaanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023