;

INDUSTRI OTOMOTIF : TARGET PENJUALAN MASIH MAPAN

Ekonomi Hairul Rizal 14 Jun 2023 Bisnis Indonesia
INDUSTRI OTOMOTIF : TARGET PENJUALAN MASIH MAPAN

Keyakinan pelaku industri otomotif terhadap prospek penjualan kendaraan roda empat atau mobil pada tahun ini tetap tebal. Rasa percaya diri itu setidaknya tecermin dari angka penjualan mobil sampai dengan 5 bulan pertama 2023 yang naik 10,7% dibandingkan dengan periode yang sama 2022. Dari sisi pembiayaan, kredit yang disalurkan untuk segmen kendaraan bermotor hingga April 2023 tumbuh 16,4% year-on-year (YoY), tertinggi di kelompok kredit konsumsi. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil secara ritel di Indonesia selama Januari—Mei 2023 mencapai 422.514 unit, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu hanya 381.678 unit. Sementara itu, penjualan mobil ke diler atau secara wholesales ikut meningkat 6,9%. Gaikindo mencatat penjualan wholesales selama Januari—Mei 2023 sebesar 423.404 unit, sedangkan periode yang sama tahun lalu tercatat hanya 396.120 unit. Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto mengatakan bahwa pencapaian itu disebabkan kinerja produksi maupun penjualan sudah kembali normal dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Dari sisi merek, dia mencatat jenama otomotif asal Jepang yaitu Toyota tetap berkontribusi paling besar dengan membukukan penjualan ritel 135.473 unit, disusul Daihatsu yang menorehkan penjualan 81.128 unit. 

Kedua merek otomotif yang berada di bawah bendera PT Astra International Tbk. (ASII) itu berhasil merebut pangsa penjualan mobil secara keseluruhan 51,2%. Data Gaikindo, Toyota memiliki pangsa pasar atau market share 32% dan Daihatsu 19,2% secara nasional. Khusus Honda, sepanjang 5 bulan pertama 2023 mampu menjual 63.140 unit, diikuti Mitsubishi dan Suzuki yang masing-masing mencapai 33.787 unit dan 33.481 unit. Marketing Director Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan sangat mengapresiasi penjualan selama Januari-Mei 2023 yang mencapai 135.473 unit. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bakal mempersulit peredaran kendaraan pembakaran internal atau Internal Combustion Engine (ICE). Alasannya, kata Luhut, pembatasan bakar fosil itu agar penggunaan kendaraan listrik mampu memperbaiki kualitas udara di Indonesia.

Download Aplikasi Labirin :