Sekarat, Industri TPT Minta Pemerintah Segera Ambil Langkah Serius
JAKARTA,ID-Pelaku usaha meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah serius dalam upaya penyelamatan industri tektil dan produk tekstil (TPT) nasional. Anjloknya order ekspor, banjir produk impor didalam negeri, hingga gelombang PHK yang semakin membesar, akan mematikan industri ini apabila tidak ada langkah signifikan yang segera diambil. "Industri ini sudah sekarat. Kalau akhir tahun lalu beberapa pabrik masih sebatas merumahkan karyawannya, sekarang banyak pabrik yang terpaksa melakukan PHK karena memang sudah tidak beroperasi lagi. Kami harapkan pemerintah segera mengambil langkah yang signifikan," kata Ketua Umum Asosiasi Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) RRedma Gita Wirawasta kepada Investor Daily. Redma meyakini, potensi PHK yang terjadi di sektor tekstil bisa lebih besar dari angka yang dilaporkan Kesatuan Serikat Pekerja Nasional, sekitar 10 ribu pekerja. "Ini baru dari satu serikat pekerja, sementara dari serikat-serikat pekerja yang lain kita belum tahu. Secara nasional angkanya tentu lebih besar." tutur dia. Asosiasi memperkirakan, gelombang PHK di industri tekstil bisa menembus angka 500 ribu orang hingga akhir tahun apabila tidak ada langkah signifikan yang diambil. (Yetede)
Tags :
#TekstilPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023