Keluar Middle Income Trap, Kontribusi Industri Harus Capai 25%
JAKARTA,ID-Sektor industri berperan vital dalam pertumbuhan ekonomi nasional agar Indonesia bisa keluar dari jebakan perangkap kelas menengah (Middle income trap) dan bisa menjadi negara maju. Berkaitan itu, kontribusi industri ke pertumbuhan ekonomi baru mencapai 25%. Sementara itu, data Badan Pusat Statistik ((BPS) mencatat kontribusi industri ke pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2023 sebesar 18,57%. Pada kuartal I-2023 pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,03% secara year on year (yoy). produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga berlaku sebsar Rp 5.071,7 triliun, dan atas dasar harga konstan Rp2.961,2 triliun. "Kedepan kita harus terus mendorong pertumbuhan ekonomi bisa dipacu lebih tinggi. Karena itu adalah satu-satunya cara agar kita bisa keluar dari jebakan negara kelas menegah. Maka dari itu kita harus menaikkan peran sektor industri yang dari 18% sampai 19% ditingkatkan menjadi diatas 25% dalam 5 sampai 10 tahun kedepan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Untuk keluar dari middle income country maka pertumbuhan ekonomi nasional harus berada pada kisaran 6,7% sampai 7%Dengan target tersebut Indonesia bisa lebih cepat untuk naik kelas dari kelompok middle income country. (Yetede)
Tags :
#Revolusi IndustriPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023