Diversifikasi Bisnis Topang Kinerja Sarana Menara
JAKARTA,ID-PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) tengah menikmati hasil dari diversifikasi bisnis, meski laba bersih sedikit di bawah ekspektasi analis. Adapun pendapatan di bisnis non-menara tercatat melonjak 67% menjadi Rp803,3 miliar pada kuartal 1-2023, sedangkan bisnis menara menurun 3,6% menjadi Rp 2,06 triliun. Menurut analis Shinhan Setiwijaya, Laba Bersih Sarana Menara terkoreksi menjadi Rp 752,43 miliar per kuartal 1-2023, turun 14,82% (QoQ) dan tergerus 11,85% (YoY), mencerminkan 21% dari proyeksi setahun penuh. Sementara, kenaikan pendapatan 9,37% pada periode ini ditopang oleh diversifikasi bisnis non-menara. "Kami mempertahankan rekomondasi beli saham TOWR dengan target harga Rp1.520 per saham." ungkap Anisa dalam riset terbaru. Sejalan dengan pendapatan yang tinggi, beban pokok pendapatan naik 13,38% (YoY) menjadi Rp805,11 miliar (lebih tinggi dari pertumbuhan pendapatan sekitar 9,4% (YoY), dan beban usaha tumbuh 10,95% (yoy) disumbang oleh beban penjualan&pemasaran yang lebih tinggi (melonjak 38,02% YoY) dengan beban GA (naik 5,32% YoY). "Hasil ini didorong oleh permintaan yang lebih tinggi dari perusahaan operator jaringan seluler (MNO), yang saat ini sedang meningkatkan jaringan 4G mereka. Seperti model menara, FTTT memiliki kontrak kerja panjang yang tidak dapat dibatalkan," ungkap Anisa. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023