;

Belum Lewat Bursa, Transaksi Perdagangan Karbon Akan Tertutup

Ekonomi Yoga 07 Jun 2023 Kompas
Belum Lewat Bursa, Transaksi Perdagangan Karbon Akan Tertutup

<!-- /* Font Definitions *

Perdagangan karbon di Indonesia belum melalui bursa karbon, tetapi lewat aplikasi penghitungan dan pelaporan emisi gas rumah kaca, Apple Gatrik. Transaksinya juga dilakukan secara tertutup  antar pengusaha pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU batubara. Skema tersebut dinilai bisa memicu transaksi fiktif dan menghambat upaya edukasi masyarakat. Menkeu Sri Mulyani mengatakan, sebanyak 99 PLTU batubara akan mengikuti perdagangan karbon pada 2023. Jumlah itu setara dengan 33.565 megawatt atau 86 % total kapasitas PLTU di Indonesia. Faktor jumlah karbon dioksida ekuivalen (CO2e) setiap PLTU akan dimasukkan bertahap dalam sistem perdagangan karbon.

”Saat ini, sistem perdagangan karbon baru diterapkan di sektor energi. Para pengusaha PLTU akan  melakukan trading melalui Apple Gatrik, belum melalui bursa karbon. Mereka juga akan melaksanakan transaksi secara tertutup,” ujarnya dalam webinar Green Economy Forum 2023 yang diselenggarakan Bisnis Indonesia, di Jakarta, Selasa (6/6). Sebelumnya, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Rabu (3/5), seusai rapat tertutup di Istana Merdeka, menyebut bahwa perdagangan karbon akan dilaksanakan di bursa karbon Indonesia. Selain energi, perdagangan karbon juga akan melibatkan sektor kehutanan dan industri. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :