;

Perdalam Pasar Keuangan, BI Dorong Transaksi Repo Antarbank

Ekonomi Yoga 30 May 2023 Kompas
Perdalam Pasar Keuangan, BI Dorong Transaksi Repo Antarbank

BI mendorong industri perbankan memperluas transaksi dengan perjanjian pembelian kembali atau repo. Tujuannya agar pasar keuangan makin berkembang, efektivitas transmisi kebijakan moneter meningkat, dan sistem keuangan stabil. Seiring itu, BI menginisiasi penandatanganan perjanjian induk repo antarbank (global master repo agreement (GMRA) di Jakarta, Senin (29/5). Penandatanganan tersebut diikuti 76 bank, terdiri dari 71 bank konvensional, 4 bank umum syariah, dan 1 unit usaha syariah. Total  terdapat penandatanganan 246 kontrak perjanjian induk repo antarbank. Hal ini termasuk dalam inisiatif pengembangan repo pada 2023 yang difokuskan mendukung konsolidasi peserta operasi moneter dan pelaku pasar uang dengan klasifikasi primer. Penandatanganan simbolis ini disaksikan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dan Kepala Eksekutif Pasar Modal OJK Inarno Djajadi.

Destry mengatakan, pasar uang merupakan fondasi dari pendalaman pasar keuangan. Diperlukan pasar repo yang andal untuk menopang pasar keuangan dan pasar obligasi. ”Pengembangan repo tidak hanya memiliki dampak pada pengembangan pasar uang, tetapi juga pasar keuangan secara luas,” ujar Destry. Transaksi repo merupakan kontrak jual-beli efek (surat berharga yang bernilai, seperti surat utang, obligasi, dan saham) dengan janji beli atau jual kembali pada waktu dan harga yang telah ditetapkan. Dengan pemberlakuan repo, pelaku pasar menjadi tertarik terjun ke pasar keuangan karena transaksinya lebih terjamin dengan adanya perjanjian repo. Nilai rata-rata harian transaksi repo dan jumlah pelakunya terus bertambah. Sejak awal tahun hingga saat ini rata-rata harian transaksi repo mencapai Rp 11,4  triliun, meningkat 57% dibandingkan rata-rata harian 2022. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :