;

PEMBERANTASAN KORUPSI, Mahfud MD TegaskanTak Ada Politisasi

PEMBERANTASAN KORUPSI, Mahfud MD TegaskanTak Ada Politisasi

Menko Polhukam Mahfud MD kembali menegaskan bahwa tidak ada politisasi dalam penetapan Menkominfo nonaktif Johnny G Plate sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan menara base transceiver station 4G dan infrastruktur pendukung Bakti 1-5 Kemenkominfo. Penanganan kasus tersebut murni terkait uang negara sebesar lebih kurang Rp 8 triliun yang tidak dipertanggung jawabkan. ”Ini sama sekali tidak ada kaitan dengan politisasi. Itu soal uang negara dan ada undang-undangnya. Kejaksaan Agung juga ingin dan sudah kami dorong agar ini diselesaikan sebagai masalah hukum semata-mata,” kata Mahfud seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/5/2023). Penetapan Johnny G Plate, yang juga Sekjen Partai Nasdem, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi menimbulkan spekulasi ada politisasi di baliknya. Namun, pihak istana, termasuk Presiden Jokowi, meyakini bahwa Kejaksaan Agung telah bekerja profesional dan terbuka dalam menangani kasus tersebut.

Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Mahfud menjelaskan, penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G tersebut sudah dimulai sejak Juni 2022. Kejanggalan mulai terendus karena Kemenkominfo meminta perpanjangan pengerjaan proyek hingga Maret 2022 dengan alasan terhambat pandemi Covid-19. Padahal, dari alokasi anggaran proyek senilai Rp 28 triliun, sebanyak Rp 10 triliun di antaranya sudah dicairkan pada 2020-2021. Bukan hanya itu, menurut Mahfud, hingga Desember 2021 masih banyak menara BTS yang belum terbangun. Dari target 4.200 menara BTS, pada Maret 2022 dilaporkan hanya 1.100 menara yang sudah terbangun. Namun, saat diperiksa melalui satelit, jumlah menara yang terbangun hanya 958. Jika dihitung, nilai proyek dari 958 menara itu Rp 2,1 triliun. Artinya, ada dana Rp 8 triliun yang tak dipertanggungjawabkan. ”Jadi, enggak ada kaitannya dengan pemilu, dengan calon pilpres, atau apa pun. Semua tahu itu karena dulu ketika mulai diselidiki itu juga sudah disiarkan melalui media massa,” kata Mahfud. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :