;

Harga Produk Terus Melemah, Kinerja Emiten Baja Tidak Bergairah

Ekonomi Hairul Rizal 20 May 2023 Kontan
Harga Produk Terus Melemah, Kinerja Emiten Baja Tidak Bergairah

Kinerja emiten saham baja di Tanah Air masih diselimuti sejumlah sentimen negatif. Salah satunya ialah tren penurunan harga hot rolled coil (HRC) atau baja canai panas di pasaran global. Mengutip Trading Economics, Jumat (19/5), harga HRC pada perdagangan kemarin ditutup US$ 950 per ton atau melemah 0,52% dibanding hari sebelumnya. Jika diakumulasi dalam sebulan, harga HRC sudah anjlok 14,80%. Johannes W. Edward, Sekretaris Perusahaan dan Investor Relation PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) atau Spindo mengatakan, fluktuasi harga baja saat ini cukup parah. Kondisi ini ikut mempengaruhi kebijakan harga ISSP. Namun, Johannes mengklaim, penjualan ISSP masih stabil. "Sampai bulan Mei ini performa penjualan kami masih cukup on the track untuk mencapai target perseroan di tahun 2023," ujarnya kepada Kontan, Jumat (19/5). Johannes mengatakan, pihaknya masih melakukan beberapa cara untuk meningkatkan penjualan di sisa tahun ini. "Kami terus meningkat pendekatan ke para konsumen end user untuk mempromosikan produk," imbuh dia. Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menilai, pergerakan harga baja di pasar global sangat mempengaruhi average selling price (ASP) atau harga jual rata-rata emiten baja.

Tags :
#Baja #Saham
Download Aplikasi Labirin :