MIDI Gencar Ekspansi Gerai Tahun Ini
PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) berencana membuka 500 gerai baru Lawson dan 200 gerai baru Alfamidi tahun ini. Demi memuluskan ekspansi bisnis tersebut, MIDI mengucurkan belanja modal atawa
capital expenditure
(capex) Rp 1,6 triliun.
Corporate Secretary
dan Direktur MIDI, Suantopo Po menjelaskan, ekspansi kedua gerai dilakukan dengan cara yang berbeda. Untuk gerai Alfamidi akan difokuskan di daerah Indonesia Timur. Sedangkan ekspansi gerai Lawson menyasar Pulau Jawa dengan mengandalkan jaringan Alfamidi.
"Untuk ekspansi Alfamidi perbandingannya 60:40, 60% ke kawasan Indonesia Timur, sisanya 40% ke kawasan Indonesia Tengah dan Barat. Untuk Lawson, kami manfaatkan jaringan Alfamidi yang potensial di kawasan Jawa," jelasnya, Rabu (17/5).
Manajemen Midi Utama menyebutkan, prospek pasar di wilayah Indonesia Timur masih besar. Menurut Suantopo, dibandingkan wilayah Indonesia Barat, potensi pasar Indonesia Timur lebih menjanjikan karena jumlah pemain ritel di wilayah itu masih kecil sehingga peluangnya cukup menjanjikan.
"Prospek pasar sebenarnya lebih besar di Indonesia bagian Barat, tapi total pemain di Indonesia bagian Timur paling kecil, sehingga peluangnya cukup besar," jelasnya.
Midi Utama menargetkan, pos pendapatan dan laba bersih tahun ini bisa bertumbuh masing-masing dua digit. Suantopo optimistis MIDI bisa mencapai target tersebut dengan mengacu kepada proyeksi Nielsen dan juga inflasi tahun ini.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023