Perbankan Memacu Kredit Konsumer
Segmen konsumer masih menjadi salah satu andalan perbankan untuk mengejar pertumbuhan kredit di tahun ini. Meski di kuartal I, laju pertumbuhan kredit konsumer masih lebih rendah dibandingkan segmen lain.
Bankir menargetkan kredit segmen ritel bisa tumbuh dua digit di tahun ini sejalan dengan pertumbuhan kredit secara keseluruhan. Masa pemulihan ekonomi, terutama momen Lebaran, dimanfaatkan bankir untuk memacu penyaluran kredit konsumer di kuartal II. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kredit konsumer hingga Maret tumbuh 9,2% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini lebih rendah daripada segmen lain. Kredit investasi sudah tumbuh 11,4% dan kredit modal kerja naik 9,52%.
PT Bank CIMB Niaga Tbk, salah satu yang optimistis kredit konsumer tumbuh dua digit tahun ini. Meski di kuartal pertama kredit konsumer baru tumbuh 9,4% secara tahunan, CIMB Niaga optimistis kredit konsumer akan tumbuh lebih tinggi di kuartal II.
Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi menyebutkan kredit konsumer kuartal kedua ditopang oleh penyaluran melalui kartu kredit dan personal loan karena adanya momen lebaran.
Senada, PT Bank Mandiri Tbk juga meyakini permintaan kredit konsumer akan terus meningkat hingga akhir tahun. Kuartal pertama 2023, kredit konsumer bank ini tumbuh 10,8% yoy, kredit pemilikan rumah (KPR) yang naik 8,78%.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023