Waspada, Serangan Siber Intai Industri Perbankan
Serangan siber terus mengintai industri keuangan di Indonesia. Teranyar, Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk (BRIS). Layanan bank syariah terbesar di Indonesia ini mengalami gangguan baik online maupun offline, sejak Senin (8/5).
Belum pulih 100% pada Kamis malam (11/05). Gangguan layanan ini menimbulkan banyak kerugian, termasuk nasabah. Warga Aceh yang hanya mengandalkan perbankan syariah terkena efek. Pasalnya, BSI menguasai pangsa pasar simpanan atau dana pihak ketiga di provisi barat Indonesia ini sebesar 40,7% di akhir 2022.
Salah satu yang terdampak negatif atas gangguan layanan BSI adalah petani kopi di Aceh. Sujud, Ketua Kelompok Tani Kopi Maju Makmur Mandiri di Kabupaten Bener Meriah menyebut, gara-gara gangguan ini, toke atau pengepul kopi tak bisa melakukan transaksi ke petani.
Gangguan juga dirasakan nasabah BSI lain di luar Aceh. Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) Mukhaer Pakkana, menyebut, perguruan tingginya juga terkena efek luar biasa.
Selain itu, sekitar 500 dosen dan karyawan kampus ini menaruh payroll di BSI dan tidak bisa menarik dana. ITB-AD juga punya sekitar 5.000 orang mahasiswa yang pembayaran uang kuliahnya bisa tersendat. "Aktivitas pembelajaran berhenti. Honor tak tertransfer, rekanan bisnis kampus tak berjalan. Ini bisa mengurangi kepercayaan kampus di mata publik," keluh Mukhaer. Ia minta manajemen BSI bertanggung jawab. Dia menilai, manajemen BSI tak memiliki
early warning system
dalam memitigasi serangan siber.
Pakar Forensik Digital dari Vaksincom Alfons Tanujaya juga mengaku mendengar rumor serangan ransomware. Menurut dia, manajemen BSI harus menjelaskan ini secara detail. "Layanan terhenti lebih dari satu hari adalah disrupsi sangat serius," kata dia.
Herry Gunadi, Direktur Utama BSI mengamini adanya dugaan serangan siber. Menurut dia, serangan siber suatu yang biasa terjadi di dunia digital.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023