;

KEUANGAN DIGITAL : KOLABORASI ASEAN ATASI KETIMPANGAN

Ekonomi Hairul Rizal 11 May 2023 Bisnis Indonesia
KEUANGAN DIGITAL : KOLABORASI ASEAN ATASI KETIMPANGAN

Ketimpangan digital di kawasan Asean perlu menjadi perhatian para pemangku kepentingan di tengah upaya negara-negara di kawasan itu memperkokoh ekonomi dan keuangan digital. Tingkat inklusi keuangan di wilayah Asia Tenggara masih terlihat jomplang. Kehadiran layanan keuangan digital dan kerja sama antarkawasan dalam penetrasi keuangan digital, diharapkan mampu mendorong kesetaraan akses keuangan masyarakat kawasan.Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan bahwa integrasi ekonomi Asean tidak terlepas dari kebutuhan untuk melakukan transformasi kawasan Asia Tenggara ini menjadi kawasan digital. “Hal ini penting demi meraup sebanyak-banyaknya manfaat dari digitalisasi terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan, seperti peningkatan peluang bisnis, peningkatan kualitas produk dan jasa, peningkatan produktivitas dan efi siensi, serta peningkatan daya saing,” ujarnya saat membuka Leader’s Insight Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2023, Rabu (10/5). 

Oleh karena itu, dia menekankan bahwa kerja sama Asean juga diarahkan untuk memperkokoh ekonomi dan keuangan digital. Terkait hal ini, ketimpangan digital yang masih terjadi di Asean menjadi salah satu isu yang perlu segera diatasi bersama oleh negara anggota Asean. Oleh sebab itu, sumber daya manusia (SDM) dan ahli-ahli digital mesti terus lahir untuk mengimbangi perkembangan itu. “Ratusan juta penduduk Indonesia diketahui sebagai pengguna aktif internet. Edukasi tentang penggunaan internet untuk kemajuan pribadi, masyarakat, dan negara sangat penting untuk digiatkan bagi masyarakat Indonesia,” katanya. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyatakan pentingnya sinergi kebijakan dalam mengakselerasi ekonomi keuangan digital yang inklusif dan inovatif. Hal ini diwujudkan salah satunya QRIS antarnegara Indonesia-Malaysia untuk mendukung pembayaran lintas batas. Terakhir, dukungan kebijakan dalam menciptakan inovasi unggul, SDM terampil dan industri kompetitif untuk mendorong daya saing ekonomi dan inklusi keuangan di Indonesia.Sementara itu Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Dicky Kartikoyono menyatakan bahwa bank sentral berupaya mendorong inklusi keuangan.

Download Aplikasi Labirin :