;

Saham FMCG Masih Moncer

Ekonomi Hairul Rizal 10 May 2023 Kontan
Saham FMCG Masih Moncer

Emiten yang bergerak di bisnis barang konsumen habis pakai alias fast moving consumer goods (FMCG) sudah merilis laporan kinerja keuangan kuartal I-2023. Hasilnya, rata-rata emiten di sektor ini membukukan kinerja positif. Ambil contoh PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD). Emiten ini mencatatkan kenaikan laba bersih 67,96% secara tahunan menjadi Rp 156,47 miliar di kuartal I -2023. Kinerja apik juga dicatat PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Pada tiga bulan pertama tahun ini, MYOR mengantongi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 727,71 miliar. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) juga mencatatkan pertumbuhan laba bersih 63,27% secara tahunan menjadi Rp 3,84 triliun dari Rp 2,35 triliun pada periode yang sama tahun 2022. Meski mencatat kinerja positif di kuartal I-2023, saham emiten FMCG masih bergerak volatil. Contoh saham GOOD. Kemarin, saham GOOD naik 0,43% ke level Rp 466. Namun, jika diakumulasi sejak awal tahun, saham GOOD sudah longsor 11,24%. Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta menilai, masih merahnya kinerja saham sejumlah emiten barang konsumen dipicu beberapa faktor. Salah satunya mahalnya valuasi saham emiten. Meski begitu, Nafan melihat. prospek emiten barang konsumen masih cerah. Katalis positif emiten akan ditopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini yang diproyeksi berkisar 5%. Menurut Nafan, kinerja perekonomian tahun ini akan ditopang pertumbuhan konsumsi pasca pandemi. Momentum Pemilu 2024 juga akan menggenjot konsumsi masyarakat. "Sentimen positifnya ada di tingkat konsumsi yang tinggi," katanya. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang sepakat. Dia menilai, faktor pendorong pertumbuhan kinerja emiten konsumen adalah pemulihan konsumsi masyarakat yang relatif stabil di awal 2023.

Tags :
#Saham
Download Aplikasi Labirin :