;

Perekonomian Diperkirakan Melambat

Ekonomi Yoga 05 May 2023 Kompas
Perekonomian
Diperkirakan
Melambat

Pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2023 diperkirakan bakal sedikit melambat. Konsumsi rumah tangga yang belum pulih betul serta turunnya kinerja ekspor akibat normalisasi harga komoditas global jadi risiko yang perlu diantisipasi sepanjang paruh awal 2023. Sejumlah ekonom memproyeksikan, perlambatan pertumbuhan ekonomi pada tiga bulan pertama tahun ini berada di bawah 5 %, yakni di kisaran 4,8 %-4,9 %. Kondisi itu turun dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV-2022 sebesar 5,01 % serta sepanjang tahun 2022 sebesar 5,31 %. Perkiraan itu dikemukakan menjelang pengumuman data produk domestik bruto (PDB) Indonesia triwulan I-2023 oleh BPS, Jumat (5/5).

Menurut Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal, Kamis (4/5), konsumsi rumah tangga masih akan jadi tumpuan utama pertumbuhan ekonomi awal tahun ini, terutama di tengah kinerja ekspor yang melemah akibat menurunnya harga komoditas global. Meski demikian, terjadi tren pelambatan pada laju konsumsi rumah tangga ketimbang sebelumnya. Hal itu  terlihat dari Indeks Penjualan Riil (IPR) atau Survei Penjualan Eceran per triwulan I-2023 yang dirilis BI pada 12 April 2023. IPR triwulan I-2023 diperkirakan tumbuh 1,6 % secara tahunan, melambat dibandingkan dengan IPR triwulan IV-2022 sebesar 1,9 %. Survei BI memprediksi, penjualan eceran di hampir semua kategori barang masih terkontraksi pada triwulan I-2023, kecuali sektor makanan dan minuman yang tumbuh 4,5 %. Meski tumbuh positif, penjualan eceran di sektor makanan dan minuman itu hanya naik tipis dari 4,4 % pada triwulan sebelumnya. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :