Ekonom Prediksikan Era Baru Inflasi Tinggi
LONDON, ID – Para ekonom terkemuka memprediksi penaikan suku bunga berkepanjangan akan memperlihatkan kelemahan-kelemahan lebih lanjut di sektor perbankan, dan berpotensi membahayakan kapasitas bank sentral untuk mengendalikan inflasi. Proyeksi era baru inflasi tinggi disampaikanmenyusul kabar penyelamatan First Republic Bank oleh JPMorgan Chase pada akhir pekan lalu. The Federal Reserve (The Fed) dijadwalkan mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya pada Rabu (03/05/2023) siang waktu setempat, diikuti oleh Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis (04/05/2023). Seperti diberitakan, perbankan sentral di seluruh dunia telah sedemikian agresif menaikkan suku bunga selama lebih dari setahun untuk meredam laju inflasi yang sangat tinggi. Namun, dalam beberapa hari terakhir, para ekonom memperingatkan bahwa te kanan harga tampaknya masih lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama. Sebelumnya, laporan “WEF Chief Economists Outlook” yang dirilis pada Senin (01/05/2023) telah menyoroti isu tingkat inflasi tetap menjadi perhatian utama. (Yetede)
Tags :
#Ekonomi InternasionalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023