Cuan Crazy Rich dari Aset Properti
Aset properti sedang naik daun. Orang kaya asal Indonesia mengincar portofolio properti di sejumlah negara sebagai sasaran investasi. Baru-baru ini, salah satu keluarga
crazy rich
Indonesia dikabarkan membeli tiga rumah mewah di kawasan elit Nassim Road, Singapura, senilai US$ 206,7 juta atau Rp 2,3 triliun (asumsi kurs Rp 11.194 per dolar Singapura).
Senior Research Advisor
Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat menyebutkan, The Wealth Report 2023 yang dirilis Knight Frank menunjukkan, Singapura menjadi salah satu pilihan bagi orang Indonesia untuk investasi properti. Memang residential property sebagai aset teraman dibandingkan bentuk lainnya. "Para orang kaya menyebutkan preferensi negara yang dibidik untuk membeli rumah yaitu US, UK, Australia, Singapura dan Jepang," kata dia, Kamis (27/4).
Asumsi Singapura sebagai salah satu safe haven market memang mewarnai perspektif konsumen properti di Indonesia. Singapura dipercaya punya tata kelola pemerintah yang transparan, stabilitas politik,
stable currency,
harga yang naik pesat per tahun,
regulated spatial planning,
hingga properti yang berkualitas. "Misalnya di 2021 pertumbuhan harga di kisaran 10%, tahun 2022 berkisar 8,4%. Bahkan harga sewa residensial di awal 2022 naik 21%," kata Syarifah.
Ketua Umum DPP Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Lukas Bong bilang, negara yang menjadi sasaran investasi properti orang Indonesia antara lain Singapura, Malaysia, dan Australia. Alasan investasi di luar negeri untuk tujuan pribadi seperti anak bersekolah, medical, dan tempat tinggal, hingga investasi. "Harga properti di Singapura yang tertinggi. Maka dari itu, tidak sembarang investor dari Indonesia bisa membeli, ada kelas tertentu," sebut dia.
Tags :
#PropertiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023