;

Dana Asing Dongkrak IHSG ke 7.600

Ekonomi Yuniati Turjandini 27 Apr 2023 Investor Daily (H)
Dana Asing Dongkrak IHSG ke 7.600

JAKARTA, ID – Derasnya aliran dana asing diprediksi mendongkrak indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ke level 7.600 hingga akhir 2023. Hal itu tak lepas dari ekspektasi berkurangnya sikap hawkish The Fed, menyusul turunnya inflasi di Amerika Serikat (AS) pada Maret lalu. Per Rabu (26/4/2023), total net buy asing di pasar saham mencapai Rp 17,8 triliun. Padahal, asing sempat netsell besar-besaran awal 2023, seiring memburuknya prospek ekonomi dunia. Kemarin, pemodal asing masih agresif memborong saham, dengan net buy Rp 1,8 triliun. Mereka memburu saham ASII dengan net buy Rp 444,94 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 367,01 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 259,87 miliar, PT Bank Rak yat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 154,96 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 117,65 miliar. Tak ayal lagi, IHSG ditutup naik 1,29% ke level 6.910. Nilai transaksi perdagangan saham sangat besar, Rp 15,4 triliun, melampaui rata-rata nilai transaksi harian tahun 2023 sebesar Rp 10,2 triliun. Di sisi lain, dari sisi funda mental emiten, solidnya kinerja keuangan tahun 2022 diprediksi berlanjut tahun 2023. Indikasi ini terlihat pada lonjakan laba bersih sejumlah emiten kakap pada kuartal I-2023, seperti Astra, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Berdasarkan laporan riset Samuel Sekuritas, dikutip Rabu (26/4/2023), IHSG masih menunjukkan ketangguhan sepanjang tahun ini, bahkan setelah lonjakan besar tahun lalu. Ini tak lepas dari kembali masuknya investor asing ke pasar saham sejak Februari 2023, dengan rata-rata arus masuk modal bulanan Rp 5,2 triliun (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :