Pendalaman Pasar Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
JAKARTA, ID – Nilai tukar rupiah mengalami penguatan dalam beberapa pekan terakhir. Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ini akan berpengaruh terhadap kegiatan ekspor dan impor. Di sisi lain, perlu dilakukan pendalaman pasar keuangan domestik sebagai salah satu upaya untuk menjaga stabilitas Sementara itu, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir perdagangan Rabu (26/4/2023), ditutup menguat 103 poin atau 0,69% ke posisi Rp 14.836 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.939 per dolar AS. Sedangkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI) pada Rabu menurun ke posisi Rp 14.882 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp 14.855 per dolar AS.
Selama bulan April ini, nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp 14.000 per dolar AS, setelah sebelumnya pada 30 Maret 2023 nilai tukar rupiah menyentuh Rp 15.062 per dolar AS. “Kalau bicara langkah jangka panjang, saya kira perlu memperdalam pasar ke uangan agar pasar keuangan kita lebih stabil dan tidak rentan terhadap pergerakan masuk keluarnya aliran modal dari suatu negara ke negara lain,” ucap Peneliti CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet kepada Investor Daily, Rabu (26/4/2023). (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023