Akumulasi Penyaluran KUR BNI Tembus Rp 50 T
“Bank Mandiri juga menjaga komunikasi dalam menyampaikan strategi jangka panjang dan pendek kepada investor dan masyarakat untuk meningkatkan kepercayaan kepada perseroan. Kami masih bisa tumbuh dan membukukan profitabilitas tinggi dengan dukungan kerja keras seluruh pegawai Bank Mandiri,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi dalam konferensi pers, pekan lalu. Tahun ini, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) akan dijaga pada level 5,35,6% dengan menjaga komposisi dana murah (current account saving account /CASA) dan biaya dana stabil. Sedangkan, credit cost dijaga di level 1,3 1,5% dan pertumbuhan kredit berkisar 10-12% (yoy) hingga akhir tahun ini. Darmawan menjelaskan, perseroan telah menyelesaikan global bond US$ 300 juta pada 4 April lalu dengan kupon 5,5% per tahun dengan tenor tiga tahun. Penggunaan dana dari penerbitan tersebut untuk kebutuhan dana valuta asing (valas) untuk membiayai aset valas dengan imbal hasil optimal. Apabila dibutuhkan dan pasar dalam kondisi kondusif, pihaknya menyebut bahwa surat utang menjadi opsi utama Bank Mandiri dalam awal tahun ini. "Tentunya, kami optimistis dapat menyalurkan KUR sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan pemerintah melalui berbagai terobosan yang akan kami lakukan di tahun ini,” kata Putrama, Selasa (25/4/2023). (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023