Raport Merah Mudik Ciwandan
JAKARTA – Penggunaan Pelabuhan Ciwandan di Cilegon sebagai pintu penyeberangan kendaraan menuju Lampung saat puncak arus mudik Lebaran 2023 menyisakan kritik. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Banten, Syaiful Bahri, mengatakan butuh banyak penyesuaian untuk menyeberangkan truk barang melalui aset milik PT Pelindo (Persero) tersebut. “Desainnya untuk proses bongkar kargo kapal. Jadi, tak semudah itu dibuka untuk layanan feri,” ucapnya kepada Tempo, kemarin.
Sempat disulap menjadi pelabuhan mudik darurat pada Lebaran 2022, Ciwandan dijadikan jalur penyeberangan alternatif sejak pertengahan April 2023. Sepekan menjelang puncak arus mudik, pemerintah mengalihkan pengguna sepeda motor dan truk barang dari Pelabuhan Merak ke lima dermaga di kompleks Ciwandan. Terdapat total 15 kapal yang disiapkan untuk membawa pemudik dari Pelabuhan Ciwandan ke dua titik di Lampung, yakni Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Panjang. Saat arus balik, pergerakan sepeda motor dan truk dikembalikan ke Merak serta Pelabuhan Indah Kiat milik Grup Sinarmas.
Meski sudah diumumkan sebagai akses penyeberangan menuju Pulau Sumatera, Syaiful menyebutkan masih ada saja pengemudi truk angkutan barang dan pengguna kendaraan roda dua yang menuju Pelabuhan Merak, sebelum diminta berbelok ke Ciwandan. “Beberapa sopir melewatkan informasi soal Ciwandan.” Di tengah pembatasan angkutan logistik, Kementerian Perhubungan masih mengizinkan operasional truk pengangkut bahan kebutuhan pokok, bahan bakar minyak, serta pengangkut barang khusus, seperti uang dan zat kimia berizin khusus. ((Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023