;

Bersemi karena Kenaikan Konsumsi

Bersemi karena Kenaikan Konsumsi

Sepekan menjelang Lebaran, Nuraeni, 47 tahun, sibuk menyelesaikan pembuatan tunik terakhirnya. Pakaian wanita itu jadi produk kesembilan yang ia buat sejak dua bulan lalu. "Semuanya pesanan buat Lebaran," tuturnya kepada Tempo, kemarin. Penjahit asal Brebes ini tak menyangka bisa memproduksi pakaian sebanyak itu di rumahnya. Sejak dua bulan lalu, permintaan masuk bergantian. Kondisi tahun ini jelas jauh berbeda dengan Ramadan tiga tahun terakhir, di mana Nuraeni mengaku sangat sulit mendapatkan order jahitan. "Waktu pandemi, (membeli atau menjahit) baju kan bukan pilihan utama masyarakat."

Kenaikan permintaan juga dirasakan pengusaha bingkisan Lebaran alias hampers, Dinda Audriene. Selama Ramadan ini, pesanan paket makanan dan minuman berdatangan hingga wanita berusia 30 tahun ini mengantongi omzet lebih dari Rp 30 juta. "Angkanya naik berkali lipat dibanding tahun lalu," ujarnya. Selain karena ada kenaikan daya beli, pertumbuhan penjualan tersebut berkat upaya Audriene mengembangkan pasarnya. Akun instagram @jajandirumah yang ia gunakan untuk berdagang menjangkau semakin banyak pengguna. Tahun ini dia bahkan menerima pesanan pembuatan hampers dari salah satu BUMN.

Ramadan kali ini diperkirakan menjadi musim semi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menggenjot pemasukan, setelah tiga tahun terakhir usaha mereka lesu dihantam pandemi. Head of Mandiri Institute, Teguh Yudo Wicaksono, mengatakan momentum Ramadan selalu memicu kenaikan permintaan dan konsumsi. (Yetede)


Tags :
#UMKM
Download Aplikasi Labirin :