Tiga Sektor Usaha Masih Melaju
Hingga Juli 2019, hanya ada tiga sektor lapangan usaha yang mencatat penguatan pertumbuhan permintaan kredit baru perbankan. Tiga sektor tersebut adalah sektor konstruksi ,sektor listrik,gas,dan air, serta sektor realestat, usaha persewaan, dan jasa perusahaan. Namun kontribusi ketiganya terhadap total penyaluran kredit hanya 14,7% dimana nilai tersebut masih dibawah sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 18,0% atau sektor industri pengolahan sebesar 16,4%. Sementara itu perlambatan pertumbuhan paling signifikan dialami oleh sektor perdagangan besar dan eceran, sektor agrikultur, serta sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi.
Senior Faculty LPPI menilai sektor energi dan konstruksi menjadi pendongkrak pertumbuhan kredit tahun ini. Sektor energi cukup terdongkrak seiring dengan adanya dorongan dari implementasi sustainability development goals. Menurutnya, perusahaan milik negara serta swasta gencar membangun pembangkit listrik tenaga micro hydro sehingga membuat penyerapan kreditnya meningkat. Disamping itu kredit pemilikan rumah juga dapat menjadi penopang yang cukup baik pada tahun ini. Direktur Legal, Risk, and Compliance BTN menyatakan bahwa untuk KPR, kinerja fungsi intermediasinya termasuk yang tertinggi diantara bank besar lainnya, yakni tumbuh 18,78% secara tahunan menjadi Rp251,04 triliun pada paruh pertama ini.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023