Pemerintah Butuh Upaya Ekstra
Pemesanan instrumen obligasi negara Indonesia (ORI) seri ORI016 disebut perlu mendapatkan suntikan upaya tambahan karena sampai dengan separuh masa penawaran (berakhir 24 Oktober 2019) masih mencapai nilai Rp 2,6 triliun atau masih jauh dari target yang ditentukan yaitu Rp 9 triliun.
Analis Capital Asset Management, Desmon Silitonga mengatakan lesunya permintaan ORI016 telah diprediksi sebelumnya. Alasan utama yang dikeluhkan oleh investor adalah rendahnya kupon yang ditawarkan yaitu 6,8% dengan tenor 3 tahun. Dia menilai investor ritel secara umum memang sensitif terhadap kupon. Kepala Riset Infovesta Utama, Wawan Hendrayana menyatakan hal yang sama bahwa selama tahun ini investor telah mendapatkan penawaran SBN sebanyak 8 kali dan penawaran yang ke-9 ini merupakan penawaran dengan kupon terendah. Lebih lanjut diprediksi bahwa pemesanan ORI016 hingga masa akhir penawaran akan menyentuh nilai Rp 5 triliun hingga Rp 6 triliun.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023