Pengembang Perlu Fokus End User
Pasar properti pada kuartal IV/2019 di Jakarta diperkirakan masih stagnan sehingga menuntut pengembang untuk melakukan beragam strategi agar target akhir tahun bisa tercapai. Salah satunya dengan fokus ke end user daripada pasar investor. Adapun kebijakan penurunan suku bunga acuan sudah mulai mempengaruhi suku bunga kredit, walaupun masih terbatas.
Dari sektor hotel diperkirakan tetap stabil. Dari sisi perkantoran, diperkirakan permintaan yang cenderung positif dari awal tahun akan tetap berlanjut. Namun, tingginya kekosongan sejak 2015 dan tingginya pasokan baru menyebabkan okupansi dan tarif sewa belum mengalami peningkatan signifikan. Adapun dari sektor apartemen, kelas menengah dan menengah bawah masih tetap mengalami penjualan yang cukup baik, sedangkan kelas atas masih akan cenderung terbatas. Dari sektor ritel diperkirakan masih stabil. Sementara itu, untuk apartemen kelas atas, pada awal 2020 lebih menjadi pilihan untuk peluncuran, dengan persiapan dan pre-launch dapat dimulai pada akhir 2019.
Strategi yang perlu diperhatikan pengembang pada tiga bulan terakhir tahun ini adalah menyediakan produk bagi pasar end user yang memang sudah siap untuk membeli atau menyewa properti sesuai kebutuhan. Namun, proyek dengan harga terjangkau sepertinya tetap dilirik investor yang mencari produk investasi dengan risiko yang tidak tinggi.
Tags :
#PropertiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023