Ekonomi Menggeliat, Kredit Jadi Kuat
Kredit PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) diproyeksikan masih bertumbuh tahun ini. Pembukaan kembali ekonomi dapat mendukung peningkatan pinjaman emiten perbankan ini.
Kepala Riset Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya mengatakan, kredit BBNI masih berpotensi tumbuh, meskipun tidak sebesar kenaikan di tahun lalu yang mencapai dua digit karena
high base effect. Kredit BBNI diperkirakan tumbuh di 7%-8% tahun ini sesuai perkiraan manajemen perusahaan.
Penurunan kredit berisiko BBNI juga terus berlanjut dan net interest margin (NIM) cenderung stabil di tengah tren suku bunga masih tinggi. Kedua hal tersebut, menurut Cheril, bakal memicu katalis yang positif bagi saham BBNI yang sempat turun pasca pembagian dividen.
Analis CGS CIMB Sekuritas Handy Noverdanius mengatakan, penyaluran kredit BBNI hingga Februari 2023 masih naik 10% secara tahunan. Ini artinya realisasi penyaluran kredit BBNI sedikit di atas panduan manajemen.
Analis UOB Kayhian Posmarito Pakpahan pun percaya jika BBNI akan melanjutkan pertumbuhan kinerja yang positif seperti di tahun 2022. Pada kuartal terakhir tahun lalu, BBNI mencetak laba bersih Rp 4,6 triliun.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023