PEMBERDAYAAN WARGA, Masyarakat Jadi Produsen Sandal Hotel
Masyarakat permukiman padat penduduk di Kampung Bedeng, Jalan Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, diberdayakan melalui pelatihan pembuatan sandal hotel. Sandal tersebut disalurkan ke hotel-hotel yang telah menjalin kerja sama dengan Kemensos. Mensos Tri Rismaharini mengatakan, dirinya diminta untuk memperhatikan permukiman padat penduduk dan kumuh di Kampung Bedeng.Bantuan berupa pelatihan menjahit dan pembuatan sandal hotel kemudian diberikan ke warga melalui Koperasi Cempaka Sejahtera Berkemajuan. Ada 20 warga yang bersedia dilatih. Pelatihan berlangsung selama lima hari, 24-28 Maret 2023. Selain pelatihan, warga juga diberi bantuan empat mesin jahit dan bahan pembuatan sandal senilai Rp 45,5 juta. Sebanyak 20 penerima manfaat program pemberdayaan ini juga menerima bantuan modal usaha senilai Rp 30.592.000 serta tiga motor senilai Rp 97.522.800. Bantuan itu agar digunakan membuat usaha kuliner dan toko kelontong.
”Kenapa kita bentuk koperasi? Karena nanti kalau koperasi ini ada keuntungan, maka keuntungan juga diberikan kepada anggotanya. Jadi, mereka menerima keuntungan setiap tahun atau akhir tahun setelah RAT (rapat anggota tahunan) sesuai UU Perkoperasian,” kata Risma, di Jakarta, Rabu (12/4/2023). Sandal hotel yang diproduksi selanjutnya didistribusikan ke hotel-hotel di bawah naungan PT Prima Hotel Indonesia. Perusahaan tersebut membawahi sembilan hotel di Jakarta dan Tangerang, antara lain Ashley dan Yellow Bee. Direktur Operasional PT Prima Hotel Indonesia Ade Noerwenda mengatakan, perusahaannya membutuhkan 50.000 pasang sandal per bulan. Sebanyak 10 % dari kebutuhan itu akan dibeli dari produsen di Kampung Bedeng. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023